Sejarah Negeri
Negeri Saparua memiliki nama adat (teun) Pisarana Hatusiri Amalatu dan menjadi ibu kota Kecamatan Saparua. Namanya dipercaya berasal dari kata sopano dan lua yang berarti "dua buah sampan". Leluhur masyarakatnya diyakini berasal dari Pulau Seram, dan hingga kini Saparua terikat hubungan gandong dengan Negeri Soahuku.
Di pesisirnya berdiri Benteng Duurstede, benteng VOC yang selesai dibangun tahun 1691 dan direbut rakyat Saparua di bawah pimpinan Kapitan Pattimura pada 16 Mei 1817. Peristiwa itu menjadikan Saparua dikenal sebagai "Jantung Uliaser". Kini Negeri Saparua, yang juga disebut Saparua Kota, adalah salah satu dari tujuh negeri di Kecamatan Saparua.
Data Negeri
Status Negeri Mandiri2.518 jiwa
Jumlah Penduduk
659 KK
Kepala Keluarga
1.215 jiwa
Laki-laki
1.303 jiwa
Perempuan
9.900 Ha
Luas Wilayah
Anggaran & Pajak Negeri
Tahun 2026
Pagu Anggaran (APB Negeri)
- Pendapatan Rp 557
- Belanja Rp 0
- Pembiayaan Rp 0
Pajak Negeri
Terkumpul sampai saat ini
Rp 0
Total pajak
Rp 578
0% terkumpul
· sisa Rp 578
Struktur Pemerintahan
Struktur Pemerintah Negeri
Kepala Pemerintah Negeri (Raja)
JOHAN TITALEY
JAICSON GAOS ANAKOTTA
Sekretaris
JOSEF LATUMAERISSA
Kepala Seksi Pemerintahan
DENNY DE HAAS
Kepala Seksi Kesejahteraan
ALFONSUS WAU, S. E
Kepala Seksi Pelayanan
WANDA LATUMAHINA
Kepala Urusan Keuangan
ELDA SALOMINA
Kepala Urusan Perencanaan
KETSIA SOPAMENA
Kepala Urusan Tata usaha dan Umun
Struktur Saniri Negeri
Ketua Saniri Negeri
E. RIRINAMA, S.Pd
A. Simatauw
Wakil Ketua Saniri Negeri
Grace P Anakotta
Sekretaris Saniri
D. Titaley
Anggota
Feby Titaley
Anggota
Zadrack Anakotta
Anggota
Afridella Simatauw
Anggota
Jacob Ririnama
Anggota
Lucky Ririnama
Anggota
Struktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
Direktur
DARWIS PAWAN
MARTINUS HUWAE
Sekretaris
Kontak & Jam Pelayanan
Kantor Negeri Saparua
Jam Pelayanan
Buka sekarang · sampai pukul 14.30 WIT
- Senin – KamisHari ini 08.30 – 14.30 WIT
- Jumat 09.00 – 13.00 WIT
- Sabtu & Minggu Tutup (Libur)