Data Negeri Saparua

SDGs Desa

Capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs Desa) berdasarkan pendataan warga, keluarga, dan RT.

Diperbarui 03 Nov 2026

Cakupan Pendataan SDGs Desa

2.518 orang
Kuesioner Warga
759 keluarga
Kuesioner Keluarga
5 RT
Kuesioner RT
1 kuesioner
Kuesioner Desa

Capaian Pendataan SDGs Desa

Data Terdata Jumlah Seluruhnya Capaian
Penduduk (jiwa) 2.518 5.349 47,07%
Keluarga 759 2.310 32,86%

Sumber: SDGs Desa (pembaruan 27 November 2024)

Tujuan 1

Desa Tanpa Kemiskinan

Menghapus kemiskinan di desa, salah satunya lewat bantuan sosial yang tepat sasaran.

Keluarga Penerima Bantuan Sosial Pemerintah

Jumlah 142 keluarga
Terbanyak: Program Keluarga Harapan (PKH) · 85 keluarga (59,86%)
Jenis Bantuan Jumlahkeluarga %
Program Keluarga Harapan (PKH) 85 59,86%
BLT Dana Desa 22 15,49%
Bantuan UMKM 20 14,08%
Bantuan Pendidikan Anak 10 7,04%
Bantuan Lainnya 5 3,52%
Bantuan Sosial Tunai 0 0,00%
Bantuan Presiden (Banpres) 0 0,00%
Bantuan untuk Pekerja 0 0,00%
Jumlah 142 100,00%

Sumber: SDGs Desa

Tujuan 2

Desa Tanpa Kelaparan

Tidak ada kelaparan di desa: kedaulatan pangan tercapai, gizi membaik, dan pertanian berkelanjutan.

0 orang
Penduduk Menderita Stunting
0,00% dari warga terdata

Sumber: SDGs Desa, kuesioner individu (pembaruan 27 November 2024)

Tujuan 3

Desa Sehat dan Sejahtera

Kesehatan warga terjaga dan layanan kesehatan mudah dijangkau.

Jenis Penyakit yang Diderita Penduduk

Jumlah 274 orang
Terbanyak: Diabetes / Kencing Manis · 19 orang
Uraian bernilai 0 hanya ditampilkan di tabel.
Jenis Penyakit Jumlahorang
Lainnya 208
Diabetes / Kencing Manis 19
Lumpuh 18
Jantung 11
Muntaber / Diare 5
Malaria 3
TBC Paru-paru 3
Hepatitis B 2
Campak 1
COVID-19 1
Leptospirosis 1
Kolera 1
Kanker 1
Demam Berdarah 0
Flu Burung / SARS 0
Hepatitis E 0
Difteri 0
Chikungunya 0
Jumlah 274

Kunjungan ke Fasilitas Kesehatan

Jumlah 2.007 kali
Terbanyak: Apotek · 567 kali
Fasilitas Kesehatan Kunjungankali
Apotek 567
Posyandu 361
Puskesmas tanpa Rawat Inap 334
Rumah Sakit 239
Tempat Praktik Dokter 164
Puskesmas Pembantu 86
Puskesmas dengan Rawat Inap 74
Toko Khusus Obat / Jamu 46
Poskesdes 39
Tempat Praktik Bidan 26
Praktik Dukun Bayi / Bersalin / Paraji 24
Rumah Sakit Bersalin 17
Poliklinik / Balai Pengobatan 12
Posbindu 10
Rumah Bersalin 4
Polindes 4
Jumlah 2.007

Jarak, Waktu Tempuh & Kemudahan Akses ke Fasilitas Kesehatan

Paling sulit diakses: Dukun · 394 keluarga (72,56%)
Kemudahan akses (persentase keluarga); jarak & waktu tempuh ada di tabel
Fasilitas Jarakkm Waktu Tempuhjam Mudah Diakseskeluarga Sulit Diakseskeluarga
Rumah Sakit Umum 2,3 0,2 680 1
Rumah Sakit Bersalin 0,6 0,1 618 38
Poliklinik 0,4 0,1 605 50
Puskesmas 0,6 0,2 715 2
Puskesmas Pembantu (Pustu) 0,1 0,0 496 56
Polindes 0,1 0,0 440 99
Poskesdes 0,1 0,0 478 76
Posyandu 0,1 0,0 559 3
Apotek 0,3 0,1 580 3
Toko Obat 0,5 0,0 543 8
Dokter Spesialis 0,1 0,0 285 284
Dokter Umum 0,7 0,2 678 1
Bidan 0,2 0,1 666 4
Tenaga Kesehatan 0,2 0,1 622 11
Dukun 0,0 0,0 149 394

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 4

Pendidikan Desa Berkualitas

Semua warga mendapat akses pendidikan yang bermutu dan mudah dijangkau.

Jarak, Waktu Tempuh & Kemudahan Akses ke Layanan Pendidikan

Paling sulit diakses: Seminari · 210 keluarga (39,62%)
Kemudahan akses (persentase keluarga); jarak & waktu tempuh ada di tabel
Layanan Pendidikan Jarakkm Waktu Tempuhjam Mudah Diakseskeluarga Sulit Diakseskeluarga
PAUD 0,3 0,1 677 1
TK 0,4 0,1 654 8
SD 0,3 0,1 721 1
SMP 1,0 0,2 662 1
SMA 0,8 0,2 663 0
Perguruan Tinggi 0,3 0,0 586 71
Seminari 0,0 0,0 320 210
Pendidikan Keagamaan Lain 0,1 0,0 349 183

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 6

Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi

Rumah tangga memiliki akses air minum dan sanitasi yang layak, dengan penggunaan air yang efisien.

Kepemilikan Fasilitas MCK

Jumlah 700 keluarga
Terbanyak: Milik Sendiri · 679 keluarga (97,00%)
Status Kepemilikan Jumlahkeluarga %
Milik Sendiri 679 97,00%
Berkelompok / Tetangga 17 2,43%
MCK Umum 4 0,57%
Jumlah 700 100,00%

Fasilitas Buang Air Besar

Jumlah 726 keluarga
Terbanyak: Jamban Sendiri · 672 keluarga (92,56%)
Status Kepemilikan Jumlahkeluarga %
Jamban Sendiri 672 92,56%
Jamban Berkelompok / Tetangga 41 5,65%
Jamban Umum 13 1,79%
Jumlah 726 100,00%

Sumber Air untuk Mandi

Jumlah 759 keluarga
Terbanyak: Mata Air / Sumur · 554 keluarga (72,99%)
Sumber Air Jumlahkeluarga %
Ledeng / Perpipaan Berbayar / Air Isi Ulang / Kemasan 55 7,25%
Perpipaan 138 18,18%
Mata Air / Sumur 554 72,99%
Sungai, Danau, Embung 1 0,13%
Tadah Air Hujan 11 1,45%
Jumlah 759 100,00%

Sumber Air Minum

Jumlah 756 keluarga
Terbanyak: Mata Air / Sumur · 681 keluarga (90,08%)
Sumber Air Jumlahkeluarga %
Ledeng / Perpipaan Berbayar / Air Isi Ulang / Kemasan 45 5,95%
Mata Air / Sumur 681 90,08%
Sungai, Danau, Embung 6 0,79%
Tadah Air Hujan 24 3,17%
Lainnya 0 0,00%
Jumlah 756 100,00%

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 7

Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan

Semua warga memiliki akses energi, termasuk energi bersih untuk memasak dan penerangan.

Sumber Penerangan Rumah

Jumlah 755 keluarga
Terbanyak: Listrik PLN · 751 keluarga (99,47%)
Sumber Penerangan Jumlahkeluarga %
Listrik PLN 751 99,47%
Listrik Non-PLN 1 0,13%
Lampu Minyak / Lilin 3 0,40%
Sumber Penerangan Lainnya 0 0,00%
Jumlah 755 100,00%

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 8

Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata

Lapangan kerja yang layak dan peluang ekonomi baru bagi semua warga. Rincian pekerjaan utama ada di halaman Kependudukan.

Kondisi Pekerjaan Penduduk

Jumlah 2.502 orang
Terbanyak: Tidak Bekerja · 727 orang (29,06%)
Kondisi Jumlahorang %
Bersekolah 583 23,30%
Ibu Rumah Tangga 443 17,71%
Tidak Bekerja 727 29,06%
Sedang Mencari Pekerjaan 180 7,19%
Bekerja 569 22,74%
Jumlah 2.502 100,00%

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 11

Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman

Permukiman yang layak, aman, terjangkau, dan didukung transportasi yang mudah diakses.

Status Kepemilikan Tempat Tinggal

Jumlah 746 keluarga
Terbanyak: Milik Sendiri · 553 keluarga (74,13%)
Status Jumlahkeluarga %
Milik Sendiri 553 74,13%
Kontrak / Sewa 78 10,46%
Bebas Sewa 46 6,17%
Dipinjami 56 7,51%
Dinas 13 1,74%
Jumlah 746 100,00%

Status Lahan Rumah

Jumlah 704 keluarga
Terbanyak: Milik Sendiri · 542 keluarga (76,99%)
Status Lahan Jumlahkeluarga %
Milik Sendiri 542 76,99%
Milik Orang Lain 142 20,17%
Tanah Negara 20 2,84%
Jumlah 704 100,00%

Tempat Pembuangan Sampah Keluarga

Jumlah 759 keluarga
Terbanyak: Dibakar · 694 keluarga (91,44%)
Tempat Pembuangan Jumlahkeluarga %
Tidak Ada 14 1,84%
Dibuang ke Kebun / Sungai 11 1,45%
Dibakar 694 91,44%
Tempat Sampah 40 5,27%
Tempat Sampah Diangkut Reguler 0 0,00%
Jumlah 759 100,00%

Rumah di Lokasi Rawan

Terbanyak: Dirasakan Kumuh · 17 keluarga
Lokasi Rumah Jumlahkeluarga
Di Bawah SUTET / SUTT / SUTTAS 3
Di Bantaran Sungai 12
Dirasakan Kumuh 17
Di Gunung / Bukit 3

Transportasi ke Lokasi Tujuan

Tertinggi: Lokasi Berobat · Rp 1.820
Biaya rata-rata sekali jalan; pengguna & kemudahan akses ada di tabel
Lokasi Tujuan Pengguna Transportasi Umumorang Lewat Daratorang Lewat Airorang Lewat Udaraorang Waktu Tempuhjam Biaya Sekali Jalan Mudah Diaksesorang Sulit Diaksesorang
Pekerjaan Utama 74 705 13 0 – Rp 1.626 698 20
Lahan Pertanian 43 543 3 0 – Rp 503 508 36
Sekolah 80 659 4 1 – Rp 833 643 22
Lokasi Berobat 97 664 2 1 – Rp 1.820 652 16
Lokasi Beribadah 58 593 0 0 – Rp 626 591 1
Rekreasi 51 548 6 0 – Rp 918 547 3

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 12

Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan

Mengurangi dampak lingkungan dari pola produksi dan konsumsi, termasuk pengelolaan limbah rumah tangga.

Tempat Pembuangan Limbah Cair

Jumlah 653 keluarga
Terbanyak: Lubang di Tanah · 647 keluarga (99,08%)
Tempat Pembuangan Jumlahkeluarga %
Tangki / Instalasi Pengelolaan Limbah 0 0,00%
Sawah / Kolam / Sungai / Drainase / Laut 6 0,92%
Lubang di Tanah 647 99,08%
Jumlah 653 100,00%

Sumber: SDGs Desa, kuesioner keluarga (pembaruan 14 Agustus 2024)

Tujuan 16

Desa Damai Berkeadilan

Tidak ada kriminalitas, perkelahian, maupun kekerasan; gotong royong dan keamanan lingkungan tetap terjaga.

2.129 orang
Warga yang Ikut Siskamling
84,55% dari warga terdata

Penyandang Disabilitas

Jumlah 23 orang
Terbanyak: Tunarungu-wicara (tuli & bisu) · 5 orang
Jenis Disabilitas Jumlahorang
Tunarungu-wicara (tuli & bisu) 5
Cacat Ganda (fisik & mental) 4
Tunarungu (tuli) 3
Tunadaksa (cacat tubuh) 3
Tunagrahita (cacat mental) 2
Tunalaras (gangguan emosi & kontrol sosial) 2
Tunanetra (buta) 1
Tunawicara (bisu) 1
Pernah Cacat Kusta 1
Dipasung 1
Jumlah 23

Sumber: SDGs Desa (pembaruan 14 Maret 2022)

Tujuan 17

Kemitraan untuk Pembangunan Desa

Kerja sama pembangunan desa, didukung warga yang terhubung lewat telepon dan internet.

Kepemilikan Ponsel & Akun Media Sosial

Terbanyak: Memiliki Nomor HP · 2.226 orang
Kepemilikan Jumlahorang
Memiliki Nomor HP 2.226
Memiliki WhatsApp 1.998
Memiliki Email 1.553
Memiliki Facebook 1.528
Memiliki Twitter 1.526
Memiliki Instagram 1.523

Sumber: SDGs Desa (pembaruan 14 Maret 2022)

Tujuan 18

Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif

Kelembagaan desa yang aktif dan budaya gotong royong yang terus hidup di tengah warga.

Partisipasi Warga dalam 1 Tahun Terakhir

Terbanyak: Peserta Kerja Bakti · 557 orang
Kegiatan Jumlahorang
Peserta Kerja Bakti 557
Peserta Pesta Rakyat / Adat 244
Menolong Kematian Tetangga 377
Menolong Tetangga Sakit 250
Menolong Kecelakaan 101

Sumber: SDGs Desa (pembaruan 14 Maret 2022)